suheri8

Hentikan Produksi Penyebab Hoaks Sekarang Juga

Hoaks bukan hanya diproduksi oleh oposisi yang tidak kredibel seperti yang diutarakan oleh Sekjen PSI, Raja J Antoni, dalam acara ILC. Tapi juga diproduksi oleh mereka yang selama ini mendukung pemerintahan Jokowi. Kedua belah pihak sama hebatnya dalam memproduksi hoaks. Keadaan ini sangat menggelisahkan. Persatuan bangsa jadi taruhannya. Jika tidak segera dihentikan akan sangat berbahaya.

Apresiasi patut kita acungkan pada pihak kepolisian yang sudah berusaha keras untuk mengungkap dan menangkap pelaku hoaks. Walau ada nada sumir yang menyebutkan polisi berat sebelah. Yang ditangkap kok hanya mereka yang bersebrangan dengan pemerintah, sementara yang pro dengan pemerintah masih aman-aman saja. Tapi sudahlah biarkan itu menjadi urusan pihak kepolisian.

Masyarakat pun dituntut berperan aktif dalam menghentikan penyebaran hoaks ini. Karena dalam rantai penyebaran hoaks, masyarakatlah sasaran akhir dari hoaks. Masyarakat sebagai pembeli hoaks. Untuk itu jangan pernah membeli berita hoaks lagi.

Caranya?

Jangan Ikut Menyebarkan Hoaks

Lihat saja grup di medsos. Hoaks berseliweran dimana-mana. Ada yang berupa meme, berita tendensius, maupun berita palsu. Semuanya ada di medsos.

Konyolnya lagi pengguna medsos gampang sekali terprovokasi oleh hoaks ini. Cukup baca judul, berkomentar ini-itu, lalu dishare ke grup yg lain. Perilaku semacam ini yang menyebabkan hoaks mudah sekali menyebar.

Makanya biasakan membaca berita atau apapun hingga selesai, jangan cuma judulnya saja. Lalu coba bandingkan dengan berita-berita lain, apa memang seperti itu adanya.

Pemahaman terhadap isi berita juga penting. Dengan pemahaman yang utuh akan membuat kita berpikir seribu kali membagikan atau share ke grup lain.

Hanya dengan cara inilah hoaks akan dapat dihentikan. Baca – pahami – bandingkan – jangan share.

Kenali dan Hentikan Penyebab Hoaks

Di salah satu twit warganet yang banyak followernya mengajak untuk mendukung calon presiden tertentu. Twit warganet ini sebenarnya bukan hoaks, hanya berupa ajakan biasa, tapi menurut kacamata saya ajakan warganet ini bisa memunculkan hoaks.

Apa sih isi twitnya?

bukan hoaks tapi bisa jadi penyebab munculnya hoaks

Coba perhatikan skrinsut twit diatas. Yang mengganggu saya adalah frasa “untuk kemenangan Indonesia baik”.

Hey, ini hanya kontes politik biasa. Tidak ada hubungannya antara Indonesia baik melawan Indonesia jahat. Bukan juga kebaikan melawan kejahatan. Sekali lagi ini hanya proses politik, titik.

Jika narasi dalam pilpres, pileg dan pilkada semacam ini akan sangat berbahaya. Narasi ini akan mengajak orang berbondong-bondong untuk melawan kejahatan. Kita baik mereka jahat, ayo kita lawan. Maka lahirlah hoaks.

Jadi berhati-hatilah dengan framing baik dan jahat. Perang yang abadi adalah perang kebaikan melawan kejahatan.

Alangkah lebih bijak jika frasa “untuk kemenangan Indonesia baik” diganti dengan “untuk Indonesia yang lebih baik”.

Sekilas kedua frasa itu mirip, tapi maknanya jauh berbeda. Frasa kedua bermakna siapapun yang jadi pemenang, Indonesia akan baik-baik saja. Tanpa embel-embel baik dan jahat.

One thought on “Hentikan Produksi Penyebab Hoaks Sekarang Juga”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

dua + lima =