suheri8

Hati-hati Penipuan Lewat Telegram

Sekarang ini sedang marak penipuan lewat telegram. Seperti yang sudah banyak diketahui, telegram banyak digunakan untuk transaksi jual beli pulsa. Dan si penipu berharap mendapat keuntungan pulsa dengan aksinya ini.

Modus yang digunakan penipu adalah dengan mengaku sebagai pihak telegram dan meminta kode verifikasi ulang yang dikirim melalui sms.

Biasanya pengguna telegram awam akan terkecoh dan langsung memberikan kode verifikasi yang masuk ke hpnya. Padahal dengan memberikan kode verifikasi berarti pengguna telegram tersebut “mengijinkan” penipu untuk membuka telegramnya.

Sepengetahuan saya, pihak telegram tidak pernah meminta kode verifikasi apapun dengan alasan apapun.

Lain halnya jika pengguna telegram ingin menambah perangkat baru dan ingin terhubung dengan akun telegramnya, maka pihak telegram akan mengirimkan kode verifikasi sebagai bukti kepemilikan yang sah.

Masalah Keamanan Telegram

Penipu menggunakan celah ini untuk menipu pengguna telegram. Penipu masuk ke telegram dengan menggunakan nomor korban. Yang mana secara otomatis pihak telegram akan mengirimkan kode verifikasi sebagai validasi. Dalam hitungan detik kode verifikasi akan dikirimkan ke nomor korban melalui sms.

Saat itulah penipu akan menelepon korban, dan mengatakan dari pihak telegram dan meminta kode yang baru saja dikirim. Jika korban percaya dan memberikan kode tersebut, ya sudah, telegram korban telah dibajak. Penipu bisa membuka telegram selayaknya korban membuka telegram. Dan semua percakapan sebelumnya akan terlihat semua.

Untuk itu berhati-hatilah dengan telegram Anda. Jangan pernah percaya dengan siapapun yang mengatasnamakan telegram  jika Anda tidak mau tertipu.

Korban Penipuan Telegram

Saya sendiri sering mendapat telepon dari penipu telegram. Karena seringnya mendapat telepon seperti ini, malahan saya sering “mengerjain balik” si penipu.

Nomor-nomor yang pernah digunakan penipu untuk menipu:

  • 0821-7692-7252
  • 0823-7688-8669
  • 0812-7240-5833
  • +1714-707-3350 (nomor luar negeri)
  • 0821-8871-4812

Nomor-nomor yang diisi pulsa curian:

  • 0838-0360-4008
  • 0831-7717-7737
  • 0838-0360-4017
  • 0819-2768-7992
  • 0819-2768-9860
  • 0878-9777-0722
  • 0819-2763-6663

Jika Anda pernah menjadi korban penipuan telegram baca cara penanggulangan jika telegram dihack. Dan jangan lupa, segera lapor pihak yang berwajib agar segera ditindaklanjuti.

Telegram Peduli Dengan Penggunanya

Upaya yang sangat baik untuk melindungi penggunanya telah dilakukan telegram. Setiap kali ada permintaan kode verifikasi maka pihak telegram akan mengirimkan pesan peringatan ke pengguna telegram. Pesannya berbunyi seperti ini:

Kode masuk Anda: xxxxx

Kode ini dapat digunakan untuk masuk ke akun Telegram Anda. Kami tidak pernah meminta hal lain. Jangan pernah memberikan kode ini ke siapapun, walaupun mereka mengatakan dari Telegram!!

Jika Anda tidak melakukan permintaan kode masuk dari perangkat lain, abaikan pesan ini.

Bahkan telegram akan mengirimkan pesan peringatan yang menginfokan kapan, dimana, melalui apa, dan dari ip address berapa permintaan kode verifikasi berasal.

Berikut pesan yang dikirimkan telegram:

Kami mendeteksi adanya permintaan masuk ke akun Anda dari perangkat lain pada tanggal 04/03/2018 pukul 13:20:49 UTC.

Perangkat: Web

Lokasi: Jakarta Raya, Indonesia (IP = xxx.xxx.xxx.xxx)

Jika ini bukan Anda, Silakan ke Pengaturan – Privasi dan Keamanan – Sesi Aktif, hentikan sesi aktif yang bukan milik Anda.

Jika menurut Anda ada seseorang yang ingin masuk ke akun tanpa sepengetahuan Anda, silakan pasang Verifikasi Dua Langkah dari Pengaturan Privasi dan Keamanan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

tujuh puluh sembilan − tujuh puluh enam =